Minggu, 15 Januari 2012

20 Cara Agar Tak Gampang Lupa

Tadi kunci mobil diletakkan di mana ya? Tadi oven sudah dimatikan belum ya? Eh pintu rumah sudah dikunci belum?

Jika Anda biasa melontarkan beberapa pertanyaan di atas kepada diri sendiri, alias seorang pelupa, berikut ini 20 langkah memperbaiki daya ingat.

1. Padatkan
Ketika mengingat-ingat deretan huruf yang panjang seperti 33987643134509, pecahkanlah menjadi: 33 98 76 43 13 45 09.

2. Jangan menjejalkan
Lebih baik memberi ruang pada proses belajar. Contohnya, ketika Anda belajar bahasa asing, jangan mengulang satu kata terus-menerus. Demikian saran dr Chris Moulin dari Leeds Memory Group. Ulangi beberapa kali, dan kemudian lanjutkan lagi, dan kembali lagi nanti.

3. Ciptakan petunjuk
Jika kamu mempunyai kegiatan teratur setiap hari pada waktu tertentu, seperti minum obat, berilah petunjuk dirimu sendiri untuk menolong niatanmu tersebut. Misalnya: “Ketika acara TV ini selesai aku akan meminum obat.”

4. Gunakan gambar
Satu cara untuk mengingat sesuatu, seperti nama orang, adalah menggambarkan wajah mereka. Jadi ketika kamu bertemu Joe Diamond, bayangkan sebuah intan (diamond). Kamu harus lebih kreatif untuk menggambarkan nama orang dengan nama yang tidak biasa.

5. Buat lebih bermakna
Gunakan arti khusus untuk mewakili sebuah fakta atau angka, jika Anda perlu mengingat angka 50110662012, pikirkan jins Levi's, Perang Hastings, atau Olimpiade London.

6. Buatlah lebih pribadi
Buatlah sesuatu yang ingin kamu ingat berhubungan dengan dirimu sendiri. Itu pertolongan mengingat yang plaing baik. Contohnya Blair mulai berkuasa pada tahun 1997, kamu lulus tahun 1997.

7. Metode Kamar Roma
Metode Kamar Roma adalah tentang mengingat rangkaian informasi dengan memvisualisasikan mereka ke dalam sebuah lokasi. Gunakan tempat yang kamu tahu dengn baik, lakukan perjalanan pikiran melewati kamar dalam tatanan yang teratur. Kemudian letakkan informasi dari daftarmu satu per satu ke dalam setiap kamar.

Jadi ketika ingin mengingat Perdana Menteri, tempatkan Harold Wilson di lorong, James Callaghan di ruang keluarga, Margareth Thatcher di dapur dan seterusnya. Pikirkan itu pelan-pelan dan itu akan terus menempel.

8. Rutinitas
Rutinitas yang membosankan adalah teman terbaik ingatan. Letakkan barang-barang tersebut di tempat yang sama di waktu yang lama. Semakin terbiasa, semakin mudah Anda mengingat.

9. Menghafal
Menghafal adalah teknik pembelajaran yang menolong daya ingat - seperti 'Mejikuhibiniu' untuk mengingat warna pelangi. Gunakan frasa untuk mengingat hal, semakin aneh semakin baik.

10. Makan ikan berlendir
Minyak Omega-3 yang ada pada ikan berlendir, dapat membantu kekuatan Anda berkonsentrasi.

11. Konsumsi choline
Choline, asam amino yang ada pada telur, hati, ayam dan kedelai, dapat menjaga otak dan meningkatkan daya ingat. Penelitian terbaru menunjukkan, orang dengan konsumsi choline yang tinggi berhasil menyelesaikan tes daya ingat dengan lebih baik — walau diet kesehatan jangka panjang adalah kunci utama untuk menjaga fungsi otak yang baik, dengan sayuran hijau, buah beri, tomat, kacang dan kecambah adalah makanan yang baik untuk daya ingat.

12. Olahraga
Sebuah penelitian Cambridge University menyebutkan, latihan aerobik teratur seperti jogging dapat meningkatkan daya ingat dengan memicu pertumbuhan neuron baru di otak.

13. Mengajar
Mengajari konsep baru pada orang lain bisa membantu ingatanmu pada hal tersebut. Jadi berikan mata kuliah kecil untuk temanmu ketika kalian berdua belajar untuk tes yang sama.

14. Berpikiran positif
Menurut ahli kesehatan Harvard, stereotipe negatif tentang penuaan membuat daya ingat menurun. Jadi orang tua menghasilkan nilai yang tes daya ingat yang buruk ketika dihadapkan pada pernyataan pesimis tentang usia dan kekuatan otak — dan lebih baik ketika mendengar pesan untuk menjaga daya ingat tetap kuat hingga pensiun.

15. Gunakan seluruh inderamu
Makin banyak indera yang kamu gunakan ketika mengalami suatu kejadian, semakin mudah Anda mengingatnya nanti. Contoh, penciuman bisa secara cepat mengembalikan kenangan masa lalu. Jadi mulailah mengendus.

16. Catat
Gambar atau tulislah informasi yang ingin diingat.

17. Pengulangan
Ketika kamu ingin mengingat hal baru, ulangi dengan keras. Contohnya jika kamu baru diberitahu nama seseorang, panggil nama mereka ketika berbicara dengan orang tersebut.

18. Tantang dirimu sendiri
Beraktivitas memerlukan konsentrasi. Bergabunglah dengan klub membaca, teka-teki silang atau mencoba resep masakan baru. Kegiatan apapun yang menggunakan otak akan menolongmu untuk menjaga bakat hingga tua nanti.

19. Tulis, jangan ketik
Jari Anda mungkin akan kikuk menggunakan alat tulis ketika sudah terbiasa mengetik, namun menulis dengan tangan dapat membuat otak memproses informasi dengan lebih baik. Jadi ketika belajar hal yang baru, tulislah.

20. Meditasi
Penelitian AS menunjukkan, pengobatan harian mempertebal bagian otak cerebral cortex, yang bertanggungjawab membuat keputusan, perhatian dan daya ingat. Cobalah melakukan teknik mengosongkan pikiran, berfokus pada sebuah gambar, suara atau napas Anda sendiri.

Kamis, 12 Januari 2012

Usia Baru 30 Tahun Sudah Botak, Kok Bisa?

Usia muda tidak selalu berarti penampilan juga muda. Ternyata, belakangan ini tidak sedikit anak muda yang sudah resah lantaran rambutnya mulai menipis dan terlihat tanda-tanda kebotakan.
Menurut dr Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, rambut pada kondisi normal memang akan rontok pada waktunya. Sekitar 10 persen dari rambut, pada satu waktu akan berada pada fase istirahat dan setelah 2-3 bulan akan rontok, kemudian rambut baru akan kembali tumbuh menggantikannya. Fase pertumbuhan ini akan terjadi selama 2-6 tahun. Setiap rambut tumbuh rata-rata 1 sentimeter per bulan pada fase ini.
Penyebab rambut rontok yang berlebihan antara lain adalah sakit berat atau setelah menjalani operasi besar, perawatan rambut yang salah (misalnya di-rol secara ketat, dikeringkan dengan hairdryer terlalu sering, atau pemakaian cat rambut yang salah), masalah hormonal (seperti pada penyakit hipertiroid), pengaruh obat-obat tertentu (antikoagulan, anti asam urat, kemoterapi, vitamin A yang berlebihan, pil KB, dan antidepresi), atau merupakan tanda dari penyakit tertentu, misalnya lupus. Jika penyebabnya dapat dihilangkan, maka rambut yang rontok tersebut akan digantikan kembali, kecuali jika telah terjadi jaringan ikat pada kulit kepala.
Selain itu, kerontokan rambut juga bisa terjadi karena folikel rambut lebih sensitif terhadap hormon androgen (testosteron, dihidrotestosteron). Akibatnya, fase pertumbuhan menjadi lebih pendek dan rambut yang berada pada fase istirahat lebih banyak sehingga kemudian rambut rontok lebih dari normal. Kondisi ini salah satunya terkait dengan keturunan. Jika awalnya sudah terjadi pada usia muda maka biasanya gambaran kerontokan rambut yang terjadi akan lebih berat.
Orang yang mengalami masalah ini sebagian besar memang pria, namun wanita pun dapat terkena. Hanya saja, biasanya polanya berbeda. Jika pada pria kebotakan tampak di rambut kepala bagian depan atau ubun-ubun, maka pada wanita biasanya rambut tampak menipis di keseluruhan kepala.
Nah, dr Zubairi pun memberikan beberapa tips untuk mengatasinya:
Secara umum, keramas rambut jangan terlalu sering, cukup 1-2 kali seminggu, dan pakailah sampo untuk rambut kering. Jangan menggunakan sabun untuk cuci rambut. Tentu, mencuci rambut dengan air saja, tanpa sampo, dapat dilakukan setiap hari. Saya anjurkan menggunakan kondisioner setelah menggunakan sampo.
Bila makin parah, disarankan untuk konsultasi juga ke dokter spesialis kulit atau bila perlu dokter penyakit dalam, untuk mencari latar belakang penyakit lain dan mengobatinya. Banyak problem kerontokan rambut yang disebabkan oleh jamur, sehingga mungkin dokter akan meresepkan obat antijamur seperti flukonasol, dan dianjurkan menggunakan sampo yang mengandung ketokonasol.
Perlu Anda ketahui juga, saat ini terdapat obat-obat yang sudah dibuktikan dapat mengatasi masalah kerontokan rambut seperti alopecia androgenetika. Misalnya, cairan yang mengandung minoksidil yang dioleskan di tempat yang rontok, atau dapat pula menggunakan obat minum yang mengandung finasteride, tetapi obat ini harus diperoleh dengan resep dokter.

Rabu, 11 Januari 2012

8 Bahan Makanan yang Dapat Memerangi Selulit

Coba cek paha Anda, bagian bawah bokong, atau bagian bawah perut. Jika tekstur kulit Anda di area tersebut cenderung kasar, bergelambir, dan bergurat-gurat penuh lemak, itulah selulit. Selulit bukan hanya masalah yang dialami orang-orang bertubuh gemuk. Bahkan pada yang bertubuh kurus pun, terkadang selulit dapat ditemukan terutama di paha dan bokong.

Selulit disebabkan oleh banyak hal, di antaranya hormon, pola makan, gaya hidup yang tidak sehat, pakaian dalam yang terlalu ketat, dan faktor genetis. Selulit juga tak dapat dihilangkan secara permanen, namun kita bisa mengurangi penumpukan lemak di bawahnya dan membuat selulit terlihat berkurang dan penampakannya tersamar.

Berikut ini delapan bahan makanan yang dipercaya bisa memerangi selulit:

1. Blueberry
Buah mungil berwarna biru ini mengandung polyphenol yang sudah terbukti dapat mengurangi penumpukan lemak.

2. Sayuran hijau, kacang-kacangan, dan bawang putih
Bahan-bahan makanan ini memperkuat fungsi hati sehingga metabolisme tubuh dalam mengusir lemak menjadi lebih cepat.

3. Lemon
Sari lemon membantu mengusir racun dari dalam tubuh, termasuk lemak yang tak sehat. Agar lebih efektif, campurkan lemon dengan teh herbal atau teh jahe.

4. Jus hijau
Setiap hari, sempatkan mengonsumsi jus timun atau jus lain yang terbuat dari sayuran segar dengan kandungan serat yang tinggi.

5. Minyak zaitun
Tinggalkan minyak goreng yang diproduksi di pabrik dan sudah melewati berbagai proses pemanasan yang tak sehat. Gantikan dengan minyak zaitun yang bukan hanya lebih sehat tapi juga lebih enak.

6. Tauge
Tauge dan jenis-jenis kecambah lain memiliki kandungan enzim yang bahkan lebih tinggi dair sayur dan buah. Enzim ini sangat membantu dalam proses pencernaan.

7. Pepaya dan nanas
Sama seperti tauge, kedua buah ini juga memiliki kandungan enzim yang tinggi yang membantu tubuh mencerna bahan makanan termasuk lemak dengan lebih efektif.

8. Air mineral
Jangan bosan membaca artikel yang mengingatkan Anda untuk minum air mineral minimal 8 gelas sehari. Ini adalah kunci penting bukan hanya untuk menjaga kesehatan, tapi juga merawat kecantikan.

Senin, 09 Januari 2012

Stres Bikin Rambut Rontok?

Stres dan rambut rontok seringkali disebut memiliki hubungan sebab akibat. Banyak orang beranggapan, stres dapat membuat rambut rontok ataupun sebaliknya.
Namun benarkan seperti ini?
Daniel K. Hall-Flavin, M.D, psikiater dari Mayo Clinic mengatakan, stres dan rambut rontok memang punya keterkaitan satu sama lain. Daniel memaparkan, ada tiga kondisi penyebab rambut rontok yang dikaitkan dengan stres tingkat tinggi. Ketiga kondisi yang perlu Anda ketahui adalah :
1. Alopecia areata
Alopecia areata adalah suatu kondisi rambut rontok yang umumnya terjadi pada daerah yang berbatas tegas seperti kulit kepala. Banyak faktor penyebab alopesia areata, termasuk salah satunya stres berat. Orang dengan alopecia areata, sel darah putih akan menyerang folikel rambut, menghentikan pertumbuhan rambut, sehingga membuat rambut rontok.
2. Telogen effluvium
Telogen effluvium adalah bentuk alopesia yang ditandai dengan kerontokan rambut secara difus yang dapat terjadi secara akut maupun kronis. Dalam kondisi ini, stres emosional atau stres fisik turut mendorong pertumbuhan rambut masuk ke dalam fase istirahat. Dalam beberapa bulan, rambut-rambut yang terkena efeknya akan tanggal secara tiba-tiba. Misalnya, saat Anda sedang menyisir atau sedang keramas.
3. Trikotilomania
Trikotilomania adalah gambaran kondisi kejiwaan di mana orang memiliki kecenderungan menarik rambut, alis atau bagian lain dari tubuh mereka sendiri. Orang dengan kondisi seperti ini biasanya sedang mengalami masalah dengan perasaannya (tidak nyaman), seperti stres, cemas, tegang, kelelahan, kesepian, atau frustrasi.
Stres dan rambut rontok tidak harus permanen. Jika Anda mampu mengendalikan stres, besar kemungkinan rambut Anda akan tumbuh kembali. Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda melihat rambut rontok tiba-tiba atau mengalami kerontokan yang tidak wajar ketika menyisir atau mencuci rambut. Rambut rontok tiba-tiba merupakan sinyal dari kondisi medis bahwa Anda perlu mendapatkan pengobatan.

Kekuatan Sentuhan Hilangkan Stres

Sentuhan adalah satu-satunya dari lima indera yang tidak terpengaruh oleh usia. Saat kita menua, indra penciuman menjadi kurang tajam, indra perasa menjadi sulit membedakan, indra pendengaran menurun dan penglihatan memerlukan bantuan, tetapi indra peraba kita tidak pernah berubah. Malah, kebutuhan untuk menyentuh dan disentuh meningkat.
Sesungguhnya manusia terlahir dengan kebutuhan akan sentuhan. Jika bayi dan anak-anak kurang sentuhan, maka mereka akan tumbuh menjadi anak yang kurang peka dan sulit berempati pada orang lain.
Bukan hanya manusia, mamalia lain juga menyukai sentuhan. Ada banyak penelitian ilmiah pada orang utan, simpanse, kucing, atau anjing yang menunjukkan efek yang sangat berbeda antara bayi hewan-hewan itu ketika mereka banyak disentuh dan yang miskin sentuhan.
Diane Ackerman, penulis buku A Natural History of the Senses, menyebutkan peraba adalah indra dengan fungsi dan kualitas yang unik. Sentuhan akan berpengaruh pada seluruh organisme.
"Sentuhan lima kali lebih kuat dari kata-kata dan kontak emosional. Tidak ada indra lain yang mudah dibangkitkan selain lewat sentuhan," katanya.
Jika sentuhan dirasa tidak menyenangkan, tidak akan ada spesies. "Seorang ibu tidak akan menyentuh anaknya jika mereka tidak merasa hal itu menyenangkan. Jika kita tidak suka disentuh dan menyentuh, mungkin tidak akan ada seks," kata Saul Schanbergh.
Sebuah penelitian juga menunjukkan sentuhan dari pasangan yang dicintai memiliki kekuatan dua kali lipat dalam melawan stres. Sentuhan dan rasa nyaman yang diciptakan juga meningkatkan imunitas dan mempercepat kesembuhan.
Semakin bertambahnya usia, membuat kebutuhan akan rasa dicintai pun meningkat. Kita perlu belajar memberi sentuhan melalui pelukan, ciuman, atau berpegangan tangan pada orang yang kita cintai karena kebutuhan akan perasaan dicintai dan tidak sendiri merupakan salah satu cara manusia bertahan hidup.

Sahabat Baik Bisa Jadi Penangkal Stres

Sebuah penelitian menyebutkan, berada di antara teman dekat ternyata dapat mengurangi tingkatan stres.
Salah satu peneliti dari Rumah Sakit Anak Cincinnati, Amerika Serikat, Ryan Adams mengungkapkan fakta bahwa teman terbaik yang Anda miliki, ternyata dapat menjadi solusi disaat Anda banyak masalah.
Penelitian yang dilakukan terhadap anak-anak ini melibatkan 100 anak usia 10 sampai 12 tahun. Mereka diminta untuk mengisi buku harian lima kali sehari selama empat hari sekolah, dan menilai bagaimana perasaan mereka tentang apa yang telah mereka alami dalam 20 menit terakhir.
Mereka juga menjalani tes wawancara yang menanyakan seputar orang di sekeliling mereka seperti orang tua, saudara, sahabat, teman laki-laki atau perempuan, teman sekelas, orang asing, atau guru.
Setelah itu, peneliti pun mengambil sampel air liur untuk mengukur hormon stres kortisol. Hasilnya, mereka menemukan bahwa kehadiran seorang teman terbaik, ternyata membawa efek baik dalam menjalani hari dan menurunkan hormon kortisol anak.
Meskipun penelitian ini hanya menguji anak-anak, namun para ahli mengatakan temuan ini mungkin berlaku pula untuk orang dewasa.
"Teman terbaik sangat penting fungsinya untuk aspek sosial dan mempengaruhi emosional, dan kognitif kita," tambah ahli psikologi, Karen Majors membenarkan hasil penelitian ini.

Cara Cepat Menghilangkan Stres di Kantor

Beban kerja, kesibukan atau seabrek masalah di kantor tak jarang membuat kita dilanda stres. Namun semua itu bisa diatasi, asal tahu caranya.

Jangan sampai stres yang melanda justru membuat kinerja Anda menurun. Ada beberapa cara untuk menghilangkan stres yang dirasakan di kantor. Ini dia!

1. Tarik nafas panjang
Cara ini adalah cara paling mudah untuk menenangkan diri. Telah banyak penelitian yang membuktikan, menarik nafas panjang dapat membuat aliran darah serta oksigen di otak kembali teratur. Sehingga saat menarik nafas panjang, seseorang akan merasakan kenyamanan dan rasa rileks. Berhentilah sejenak dari pekerjaan, lalu tariklah nafas panjang selama 5-10 menit. Anda akan merasa lebih tenang, dan stres yang melanda akan mereda.

2. Bergerak
Beranjaklah dari kursi Anda, lalu berjalan-jalanlah sejenak. Jika memungkinkan, keluarlah dari gedung kantor sesaat untuk menikmati terpaan angin dan sinar matahari. Bergerak akan membantu otot-otot Anda yang kaku menjadi lebih santai dan rileks. Hal itu juga bisa membantu menghilangkan stres.

3. Tertawa
Tertawa bisa merangsang hormon endorfin atau lebih dikenal dengan hormon "bahagia". Dengan tertawa, segala beban Anda akan terasa lebih ringan. Melihat video lucu, membaca buku humor atau bersenda gurau sesaat dengan rekan kerja dapat menjadi pilihan Anda.

4. Gunakan sandal jepit
Ini terkesan sederhana, namun dengan sedikit bergaya santai, Anda akan merasa lebih tenang. Tak perlu memakai sandal jepit dari rumah, cukup ganti sepatu Anda dengan sandal yang telah Anda sediakan di kantor. Anda akan merasa lebih rileks.

5. Ganti suasana
Jika memungkinkan, coba minta izin dengan atasan Anda untuk bekerja dari tempat lain. Misalnya kedai kopi yang nyaman. Suasana yang berbeda akan membuat pikiran Anda lebih terbuka.

Selamat mencoba!

Kulit Gatal dan Mata Kedutan Itu Tanda Stres

Tekanan hidup dan beban pekerjaan sering menyebabkan stres. Dampaknya bisa buruk bagi sistem pencernaan seperti iritasi organ pencernaan bahkan penyakit kardiovaskular dan stroke. Sayangnya, kita sering tidak menyadari bahwa sebenarnya ada gejala dan tanda kita terkena stres.
* Rahang nyeri
Bukan hanya karena sakit gigi, stres secara emosional dapat membuat otot-otot rahang sakit. Gejala ini biasanya terjadi ketika bangun atau tidur. Secara umum, perhatikan apa yang pernah Anda alami, sehingga ketika gejala itu kembali Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan. Fokuskan pada merelaksasikan rahan ketika Anda merasa panik.
* Kulit gatal
Stres membuat perubahan pada sel-sel kekebalan yang ditemukan di kulit dan membuatnya lebih aktif. Stres bisa mengakibatkan beberapa kondisi seperti psoriasis, rosacea, dan atau lebih buruk lagi, eksim. Jika kulit terasa gatal akhir-akhir ini, perhatikan tingkat stres dalam hidup Anda, dan segera mengambil langkah untuk meminimalkan. Anda juga bisa mengunjungi seorang dokter spesialis kulit untuk membantu memecahkan masalah ini.
* Mata kedutan
Meskipun penyebab pasti dari mata kedutan tidak diketahui, bisa jadi ini tanda bahwa Anda perlu beristirahat dan santai. Kadang-kadang kedutan akan hilang setelah tidur nyenyak di malam hari, namun juga bisa terjadi hingga tiga minggu. Kelelahan dan berlebihan konsumsi kafein bisa menjadi penyumbang utama mata kedutan. Mengurangi hal yang bisa membuat stres adalah cara utama menghentikan kedutan ini.
* Nyeri pada gusi
Stres meningkatkan kadar hormon kortisol, yang pada akhirnya menciptakan sensasi terbakar di sebluruh tubuh termasuk gusi. Hal ini juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang memicu pertumbuhan bakteri di mulut dan memicu iritasi serta peradangan pada gusi. Selain menggosok gigi dan berkumur dengan cairan pembersih, tingkatkan sistem kekebalan tubuh dengan makan makanan bergizi seimbang, cukup tidur dan konsumsi multivitamin.
* Mual
Stres juga bisa memicu ketidaknyamanan di perut. Tingkat stres yang tinggi menunjukkan peningkatan gejala seperti sakit perut, yang sebagian disebabkan hormon yang dilepaskan akibat dari stres atau kecemasan.
Tubuh menghasilkan reaksi pertahanan dari stres, yang bisa memicu jantung berdebar dan adrenalin meningkat. Olahraga adalah cara yang bagus untuk memerangi stres, termasuk mual. Makanan juga berperan penting. Jadi kurangi konsumsi kopi dan jauhi makanan yang memakai banyak bumbu.

Jangan Sepelekan Sembelit

Meskipun sembelit tidak dianggap sebagai penyakit namun sembelit jangan dianggap remeh, karena akan menimbulkan berbagai komplikasiulai maag, kembung, wasir, dan kanker usus besar.
Ini diawali ketika susah BAB. Jika mengalaminya, jelas hal tersebut merupakan hal yang menyebalkan, apalagi jika kita sudah lama mengedam lama di toilet namun BAB belum keluar juga. Hal ini akan tambah menyiksa jika kita jarang BAB dalam seminggu, perut akan terasa penuh dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Itu menjadi salah satu gejala sembelit atau dalam istilah kedokterannya konstipasi.
Kontipasi ini menjadi salah satu bahasan yang dibahas pada Symposium Sosialisasi Konsesus Nasional Diare Akut dan Kontipasi yang digelar oleh Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia di Hotel Horison, Jl Jend Sudirman, Makassar, Sabtu (17/12/2011).
Simbelit akut berlangsung 6 bulan, keluhan yang biasa dirasakan adalah BAB kurang misalanya hanya BAB 3 kali seminggu, saat BAB harus mengedam kuat, rasa tidak enak di perut bila BAB tidak keluar, dan perut terasa kembung.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dr Chudahman Manan SpPD-KGEH yang tampil menjadi pemateri mengatakan, ada dua penyebabnya terjadinya kontipasi yakni penyebab primer dan penyebab sekunder. Penyebab sekunder biasanya tidak diketahui secara pasti, umumnya akibat pergeragaran otot pencernaan dan syaraf pencernaan. Sementara penyebab sekunder diakibatkan karena adanya penyakit tertentu misalnya diabetes, kanker usus, radang usus, dan pengaruh mengonsumsi obat-obatan. Selain itu, kurang menginsumasi air putih.

Pencernaan Anda Terganggu? Mungkin Anda Stres

Ternyata stres dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti irritable bowel syndrome (IBS), gangguan yang menyebabkan nyeri perut, sembelit dan diare.
Ilmuwan mengklaim orang yang sering mengalami trauma psikologis semasa hidup mereka lebih mungkin untuk mengalami IBS. Trauma dalam hal ini contohnya kematian orang yang dicintai, bercerai, pengalaman bencana atau kecelakaan mobil.
"Selain itu 50 persen pasien dengan IBS, diketahui juga pernah mengalami pelecehan seksual" jelas salah satu peneliti Yuri Saito Loftus, dari Mayo Clinic di Rochester, Minn.
Menurut Yuri ini adalah penelitian pertama yang melihat bagaimana bentuk trauma bisa mempengaruhi tingkat seseorang terserang IBS.
Penyebab pasti dari IBS tidak diketahui, namun para peneliti menduga bahwa saraf dan otot yang mengontrol usus yang terganggu. Sementara keadaan stres pasca trauma terlalu berlebihan mengaktifkan saraf yang menghubungkan otak dan usus, menyebabkan masalah usus yang berat.
Yuri dan rekan-rekannya pun melakukan survei pada 2.623 orang tentang jumlah dan jenis peristiwa traumatik yang mereka alami dalam hidup mereka. Peserta dengan IBS pun melaporkan mengalami trauma lebih parah.

Minum Teh Hitam Bisa Kurangi Tingkat Stres

Teh hitam, sama seperti teh hijau, dipetik dari tanaman yang disebut Camellia sinensis. Daun teh hitam direndam sedemikian rupa sehingga memberikan warna gelap ketika diseduh. Tidak seperti teh hijau, antioksidan yang ada dalam teh hitam hilang setelah proses pengolahan.
Namun, bukan berarti teh hitam tak memiliki khasiat untuk kesehatan. Teh hitam juga memiliki banyak manfaat yang berguna bagi tubuh.

Minum teh hitam secangkir sehari dapat membantu melembabkan kulit. Teh hitam juga dapat menyeimbangkan kadar hormon, sehingga bisa mengurangi stres. Teh hitam juga dpat menyeimbangkan tingkat kolesterol dalam tubuh sehingga mengurangi risiko stroke.

Teh hitam memiliki kandungan kafein sangat rendah sehingga memberikan efek baik untuk sirkulasi darah. Ada salah satu bagian dari teh hitam yang disebut fluorida. Floride bermanfaat dalam kesehatan mulut dan tulang. Teh hitam juga mengandung flavonoid seperti yang ditemukan dalam apel. Minuman ini  tidak hanya membantu untuk melawan bakteri, tetapi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Ampas teh juga dapat digunakan untuk mengurangi bengkak di mata. Jika ingin mencoba, kantong teh hitam disimpan di kulkas lalu dipijat-pijatkan pada area mata.

Ayo, Biasakan Makan Sayur dan Perbanyak Minum Air

Susah BAB merupakan hal yang menyebalkan, apalagi jika kita sudah lama mengedam lama di toilet namun BAB belum juga keluar.
Hal ini akan tambah menyiksa jika kita jarang BAB dalam seminggu, perut akan terasa penuh dan menimbulkan rasa ketidaknyamanan.
Hal itu menjadi salah satu gejala sembelit atau dalam istilah kedokterannya disebut konstipasi.
Kontipasi ini menjadi pokok bahasan yang dibahas pada "Simposium Sosialisasi Konsesus Nasional Diare Akut dan Kontipasi" yang digelar oleh Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia di Hotel Horison, Jl Jend Sudirman, Makassar, Sabtu (17/12/2011).
Sembelit akut berlangsung selama 6 bulan. Keluhan yang biasa dirasakan adalah BAB kurang, misalnya hanya BAB 3 kali seminggu, saat BAB harus mengedam kuat, rasa tidak enak di perut bila BAB tidak keluar, dan perut terasa kembung.
Dosen Fakultas Kedokteran UI dr Chudahman Manan SpPD-KGEH yang tampil menjadi pemateri mengatakan, ada dua penyebab terjadinya kontipasi yakni penyebab primer dan penyebab sekunder.
Penyebab sekunder biasanya tidak diketahui secara pasti, umumnya akibat pergeragaran otot pencernaan dan syaraf pencernaan.
Sementara penyebab sekunder diakibatkan karena adanya penyakit tertentu misalnya diabetes, kanker usus, radang usus, dan pengaruh mengonsumsi obat-obatan. Selain itu, kurang mengonsumsi air putih.
Nah jika memang gejala tersebut sudah ada, maka sebaiknya Anda mulai menatap pola hidup dengan cara mengonsumsi makanan berserat dan memperbanyak minum air putih.
Dalam sehari, sebaiknya mengunsumsi air minimal 30-50 cc per kilogram per hari dalam artian tidak sakit dan jenis aktivitasnya, misalnya jika aktivitasnya sebagai tukang batu tentu juga harus meminium air dengan jumlah yang lebih banyak.
"Selain itu, memperbanyak makan makanan berserat," ujar Chudahman yang didampingi oleh dr Nu'man AS Daud SpPD.
Serat ini dapat diperoleh pada sayur-sayuran dan buah-buahan. Namun, terkadang ada juga orang yang tidak suka makan sayur ataupun buah-buahan, jika demikan maka perlu mencoba untuk belajar mengunsumsi sayur dan buah-buahan tersebut.
Meskipun sembelit tidak dianggap sebagai penyakit namun sembelit jangan dianggap masalah remeh, karena akan menimbulkan berbagai komplikasi, di antaranya maag, kembung, wasir, dan kanker usus besar.

Waspadai, Minum Air Saat Makan

Anda memiliki kebiasaan banyak minum ketika sedang makan? Sepertinya Anda harus segera mengubah kebiasaan tersebut. Sebab, meneguk air ketika makan ternyata dapat menghambat pencernaan di lambung.

Konselor mikrobiotik dari India, Shonali Sabherwal, mengatakan, ketika makan bukanlah waktu yang tepat untuk memuaskan rasa dahaga. "Orang-orang tidak tahu betapa minum air saat makan cukup mempersulit pencernaan mereka," ujar Sabherwal seperti dikutip Times of India.
Penelitian menunjukkan bahwa minum sedikit air selama makan tidak menjadi perhatian. Namun, minum segelas atau dua gelas dapat mengganggu pencernaan. Para peneliti menemukan bahwa yang terbaik adalah minum air sebelum makan dan dua jam sesudahnya. Hal ini membantu dalam penyerapan nutrisi.
Sabherwal mengatakan bahwa minum air ketika makan dapat mengencerkan konsentrasi asam lambung (HCl). Untuk mencerna makanan, tubuh memerlukan HCl dengan konsentrasi tertentu. Namun, kerena minum banyak air, konsentrasi HCl berkurang. Akibatnya, hanya sedikit makanan yang bisa dicerna oleh tubuh. Hal ini, jika dibiarkan terus bisa menimbulkan berbagai penyakit.
Asam lambung, selain membantu pencernaan juga berfungsi sebagai anti bakteri. Jika lambung sudah tidak bekerja optimal, akan dapat mempengaruhi kerja organ pencernaan lainnya menjadi lebih berat sehingga menyebabkan ketidakseimbangan metabolisme tubuh.
Agar tak merasa haus ketika makan, Sabherwal menghimbau agar tak terlalu banyak makan makanan yang asin.
"Pastikan makanan Anda tidak terlalu asin karena  akan semakin membuat  haus," kata dia. Agar pencernaan tetap berjalan baik meskipun tanpa dibantu oleh air, ia menyarankan agar mengunyah pelan-pelan. Saat mengunyah, mulut mengeluarkan enzim yang membantu pencernaan makanan sehingga tugas lambung dalam mencerna makanan menjadi lebih ringan.